Mengenal Bahan Polyster Bahan Tas Dinir atau Dinier

Bahan polyster dikenal sebagai bahan tekstil yang dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan yang salah satunya adalah pembuatan tas. Dari banyak nya jenis bahan polyster yang berada di pasaran kali ini mimin akan membahas kain/bahan tas dinir. Menurut beberapa sumber yang mimin temukan, dinir sebenarnya bukan nama kain, namun istilah untuk menjelaskan ketebalan suatu bahan, kalau bahasa inggrisnya sih quantify the thickness of yarn. Keren kan bahasa inggrisnya hehehe.

Jenis dan spesifikasi bahan tas dinir/dinier

Dinir atau Dinier (ada beberapa orang yang menulis kata/huruf dinir pake huruf ‘e’) kalau mimin sih kadang nulisnya pake huruf “E” kadang juga engga hehehe, jadi ketika kawan membaca artikel ini, harap maklum mimin campur penulisan kata dinir, dengan menggunakan huruf “E” atau tanpa huruf “E”. oops jadi ngebahas yang kurang penting hehehe.

Kita fokus lagi ke pembahasan bahan polyster dinier kawan. Dinir termasuk kedalam salah satu bahan polyster yang paling sering dipakai sebagai bahan pembuatan tas. Banyak jasa konveksi tas memilih bahan jenis ini karena harganya yang terjangkau. Berdasarkan jenis dan spesifikasinya bahan dinir yang sering digunakan sebagai bahan untuk membuat tas adalah bahan dinir 300D, 420D dan 600D.

  • Bahan Dinir/Dinier 300D

Bahan D300 adalah bahan yang mempunyai tekstur yang paling halus dari jenis dinir lainnya, sehingga ada pula yang menyebut bahan ini dengan sebutan dinir soft. Dalam penerapan dilapangan D300 ini sering digunakan untuk Tas Sekolah (tas jansport yang berada dipasaran), Tas Ransel, goodiebag, pouch.

bahan dinir 300D
Bahan Dinir/Dinier 300D
  • Bahan Dinir/Dinier 420D

Bahan Dinier jenis 420D ini merupakan bahan yang menurut mimin nanggung dibandingkan dengan jenis dinier lainnya. Bahan relatif tipis namun cukup kaku. Dalam penerapan dilapangan 420D ini sering digunakan pada tas-tas low budget seperto merchandise pameran atau tas-tas kampanye.

  • Bahan Dinir/Dinier 600D

Tipe 600D lebih baik dari 420D, karena bahan dinir 600D tertolong oleh filamen/seratnya yang lebih tebal daripada 420D. Kalau kata mimin sih 600D bahan tengah-tengah diantara 300D dengan 420D. Untuk Harga dipasaran pun 600D dibawah sedikit 300D. Pada penerapan dilapangan 600D digunakan sebagai pembuatan goodiebag, tas softcase alat musik, tas ransel, softcase tas senjata.

bahan dinir 600D

Bahan Dinir/Dinier 600D

Mahal atau tidaknya harga produksi tas yang dibuat tidak hanya ditentukan oleh bahan saja, akan tetapi ditentukan juga oleh design, aksesoris, bahan pendukung lainnya, dan tingkat kesulitan saat penjahitan.

Sekian dulu sedikit penjelan mengenai bahan tas dinir dari mimin. Untuk bahan-bahan tas lainnya nanti akan mimin bahas kembali, seperti bahan Cordura, Taslan, Dolby, Baby Ripstop, Jenis-Jenis Kanvas, Blacu, Bahan Kulit imitasi dan masih banyak lainnya.

Information By : Konveksi Tas Bandung

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *